CyberPanel punya tawaran yang sulit diabaikan: inti panelnya benar-benar gratis, tanpa batas jumlah domain, lengkap dengan mail server, DNS, Docker, dan cache tingkat server. Untuk banyak orang, itu sudah cukup, dan kami tidak akan berpura-pura sebaliknya.
Tapi ada beberapa hal yang sebaiknya Anda ketahui sejak awal — bukan supaya Anda menghindarinya, melainkan supaya Anda memilih dengan mata terbuka.
Ringkasan
| Aspek | VinzaPanel | CyberPanel |
|---|---|---|
| Inti gratis | Ya, tanpa batas situs | Ya, tanpa batas domain |
| Berbayar | $49–$249/tahun | Add-on $59/th atau $169 seumur hidup; modul .htaccess terpisah |
| Pilihan web server | Nginx, Apache, OpenLiteSpeed | OpenLiteSpeed/LiteSpeed saja |
| Kelola banyak server | Ya, bawaan | Tidak — hanya lewat platform cloud terpisah |
| Cakupan OS | Ubuntu 20.04/24.04, Debian 13 | Lebih luas: RHEL, Alma, Rocky, Ubuntu, CloudLinux |
| Debian | Didukung resmi | Komunitas saja — "mungkin berjalan" |
| Cache | Redis, per-plugin | LSCache tingkat server, gratis |
| Kontributor inti | Tim + 50 plugin katalog | ~85% commit dari satu orang |
1. Satu stack, tanpa jalan keluar
Ini pembeda paling mendasar, dan paling sering disalahpahami.
CyberPanel terikat pada LiteSpeed. Skrip pemasangannya hanya menerima tiga nilai untuk pilihan web server: ols (OpenLiteSpeed), TRIAL, atau nomor seri LiteSpeed Enterprise. Tidak ada opsi Nginx sama sekali, dan Nginx memang bukan bagian dari rencana mereka.
Anda mungkin melihat fitur bernama "Apache Manager" dan mengira Apache adalah pilihan setara. Bukan. Apache dijalankan sebagai backend di belakang OpenLiteSpeed lewat reverse proxy, khusus untuk aplikasi yang tidak bisa berjalan di OLS seperti Magento dan PrestaShop. OLS tetap berada di depan.
VinzaPanel memperlakukan Nginx, Apache, dan OpenLiteSpeed sebagai warga kelas satu. Anda memilih per situs, dan bisa berpindah tanpa membangun ulang server.
Kenapa ini penting? Karena keterikatan stack itu baru terasa saat Anda ingin keluar. Kalau suatu hari klien Anda butuh konfigurasi Nginx tertentu, atau tim Anda lebih paham Apache, di CyberPanel jawabannya adalah memasang ulang dari awal.
Yang perlu diakui: LSCache itu bagus
Kami harus adil di sini. LSCache tersedia di tingkat gratis dengan OpenLiteSpeed, dan itu cache tingkat server yang benar-benar cepat, terutama untuk WordPress. Yang dikunci di balik LiteSpeed Enterprise adalah ESI, QUIC, dan kompatibilitas .htaccess. Kalau beban kerja Anda WordPress dan Anda ingin performa maksimal tanpa biaya, kombinasi OLS + LSCache memang sulit ditandingi.
2. Rekam jejak keamanan
Bagian ini kami tulis dengan hati-hati, karena tujuannya memberi informasi, bukan menakut-nakuti.
Pada 29 Oktober 2024, tiga kerentanan diumumkan pada CyberPanel, ketiganya pre-auth RCE sebagai root — artinya penyerang bisa menjalankan perintah sebagai root tanpa perlu login sama sekali:
| CVE | CVSS | Terdampak |
|---|---|---|
| CVE-2024-51378 | 10.0 | ≤ 2.3.6 |
| CVE-2024-51567 | 10.0 | ≤ 2.3.6 |
| CVE-2024-51568 | 10.0 | sebelum 2.3.5 |
Dua di antaranya masuk katalog CISA KEV dan ditandai "digunakan dalam kampanye ransomware". Censys mencatat 60.935 portal CyberPanel terekspos ke internet, sekitar 22.000 di antaranya rentan. Tiga keluarga ransomware ikut memanfaatkannya.
Sekarang sisi yang adil. Vendor menambalnya cepat — perbaikan mendarat dalam sekitar 48 jam sejak pengungkapan, dan versi 2.3.8 sudah aman. LeakIX bersama peneliti Chocapikk merilis dekriptor gratis yang memanfaatkan kelemahan pada rutinitas kunci PSAUX, sehingga banyak korban bisa memulihkan datanya. Skala kejadiannya didorong oleh panel yang tidak diperbarui dan terbuka ke internet, bukan oleh celah yang dibiarkan menganga.
Pada April 2026 muncul dua CVE lagi di fitur AI Scanner — CVE-2026-41473 (9.1, otentikasi hilang pada endpoint webhook) dan CVE-2026-41472 (XSS tersimpan yang bisa meningkat menjadi RCE). Keduanya sudah diperbaiki di versi 2.4.4.
Pelajaran yang jujur dari semua ini bukan "CyberPanel tidak aman", melainkan: panel apa pun yang antarmukanya terbuka ke internet adalah permukaan serangan. Itu berlaku untuk CyberPanel, untuk VinzaPanel, dan untuk semua panel di daftar mana pun. Yang membedakan adalah seberapa cepat tambalan keluar dan seberapa disiplin Anda memasangnya.
3. Ketika Anda butuh server kedua
CyberPanel dirancang untuk satu server. Permintaan fitur multi-server sudah terbuka di komunitas mereka sejak sekitar 2018.
Klaster dengan peran manager/worker dan failover memang ada, tapi hanya lewat CyberPanel Cloud — platform terpisah, bukan panel yang Anda pasang sendiri. Fitur HA WordPress dengan Galera masih berstatus "Coming Soon" di halaman produk mereka.
VinzaPanel mendaftarkan node dan mengelolanya dari satu panel yang sama, tanpa layanan pihak ketiga.
4. Kebutuhan sumber daya
Kami akan berterus terang soal keterbatasan data di sini.
CyberPanel menyebut minimum resmi 1024 MB RAM dan 10 GB disk. Pemasangnya otomatis membuat swap sebesar selisih RAM (dibatasi 2048 MB) — sinyal bahwa angka minimum itu memang ketat.
Soal pemakaian nyata, tidak ada benchmark yang dipublikasikan secara metodis. Laporan komunitas berkisar 400–700 MB untuk keseluruhan stack, dengan MariaDB sebagai konsumen terbesar. Kami sengaja tidak menampilkannya sebagai angka pasti, karena saat ditelusuri, beberapa keluhan "CyberPanel boros RAM" yang paling ramai ternyata disebabkan hal lain: satu kasus adalah penambang Monero, satu lagi BitNinja, satu lagi Elasticsearch.
VinzaPanel mengukur dan mempublikasikan angkanya: ~103 MB untuk inti panel pada VPS Ubuntu 24.04 dengan 2 vCPU dan RAM 1,9 GB, terdiri dari proses ASGI ~91 MB dan agent Go ~12 MB. Spesifikasi mesin dan metodenya kami sertakan supaya bisa Anda uji ulang.
Perbandingan ini tidak setara — angka kami untuk inti panel, angka komunitas mereka untuk seluruh stack. Kami menyebutkannya justru supaya Anda tidak salah membandingkan.
5. Kesinambungan proyek
Satu hal yang jarang masuk tabel perbandingan, padahal penting untuk keputusan jangka panjang.
CyberPanel sangat bergantung pada satu orang: pengembang utamanya menyumbang sekitar 85% dari seluruh commit (7.571 dibanding 362 dari kontributor terbanyak berikutnya), dan seluruh 100 commit terakhir sepanjang Maret–Juli 2026 berasal dari dia sendiri. Halaman GitHub Releases mereka juga berhenti diperbarui setelah v1.9.1 pada Oktober 2019, sehingga tidak ada jejak catatan rilis yang rapi.
Repositorinya mencatat 381 isu terbuka berbanding 797 tertutup, dengan beberapa isu terbuka sejak 2019. Ada 16 isu terbuka yang judulnya menyangkut proses upgrade — termasuk laporan bahwa upgrade yang gagal diam-diam kembali ke versi lama sambil melaporkan sukses.
Ini bukan tuduhan; proyek dengan satu penggerak utama bisa tetap sehat dan berkembang. Tapi kalau Anda menaruh bisnis di atasnya, faktor ini layak masuk pertimbangan.
6. Di mana CyberPanel memang lebih baik
- Gratis tanpa batas domain. Inti panelnya benar-benar bebas biaya tanpa batasan jumlah situs — ini nyata dan jarang di antara panel sekelasnya.
- LSCache gratis. Cache tingkat server dengan performa tinggi, tanpa biaya, terutama untuk WordPress.
- Lengkap sejak awal. Mail server, PowerDNS, Docker Manager, FTP, firewall, WordPress sekali klik — semuanya di tingkat gratis.
- Cakupan OS lebih luas. RHEL, AlmaLinux, Rocky, CloudLinux, dan CentOS didukung; VinzaPanel belum.
- Rentang PHP sangat lebar. PHP 7.4 sampai 8.5.
- Pengembangan aktif. Versi 2.4.8 (Mei 2026) membawa perombakan antarmuka menyeluruh, termasuk command palette Ctrl-K dan tema gelap.
Jadi, sebaiknya pilih yang mana?
Pilih CyberPanel kalau beban kerja Anda didominasi WordPress, Anda ingin performa LiteSpeed tanpa biaya, Anda nyaman dengan satu server, dan Anda disiplin memasang pembaruan keamanan begitu rilis.
Pilih VinzaPanel kalau Anda ingin bebas memilih web server per situs, Anda mengelola lebih dari satu server dan ingin satu tempat kendali, Anda menjalankan aplikasi selain PHP (Python, Node.js, Docker), atau Anda ingin angka pemakaian sumber daya yang terukur dan bisa diverifikasi.
VinzaPanel gratis untuk dicoba, tanpa kartu kredit dan tanpa batas waktu. Pasang berdampingan di VPS uji, bandingkan sendiri, lalu putuskan.
Rujukan
Versi dan kode sumber: github.com/usmannasir/cyberpanel (cabang stable). Harga add-on: cyberpanel.net. Lisensi LiteSpeed: docs.litespeedtech.com. Apache Manager: KB CyberPanel. Skala eksposur 2024: advisory Censys. Status KEV diverifikasi langsung dari katalog CISA; detail CVE dari NVD. Angka memori VinzaPanel diukur pada VPS Ubuntu 24.04, 2 vCPU, 1,9 GB RAM. Data per Juli 2026.
VinzaPanel